Apa itu Machine Learning?
Machine Learning (ML) adalah cabang dari Artificial Intelligence (AI) yang memungkinkan komputer untuk belajar dari data tanpa diprogram secara eksplisit. ML menggunakan algoritma untuk menemukan pola dalam data dan membuat prediksi.
Jenis-Jenis Machine Learning
1. Supervised Learning
Belajar dari data berlabel (ada input dan output yang diketahui).
- Classification: Memprediksi kategori (spam/bukan spam, penyakit A/B/C).
- Regression: Memprediksi nilai kontinu (harga rumah, suhu).
2. Unsupervised Learning
Belajar dari data tanpa label, mencari pola tersembunyi.
- Clustering: Mengelompokkan data (K-Means, DBSCAN).
- Dimensionality Reduction: Mengurangi fitur (PCA).
3. Reinforcement Learning
Belajar melalui interaksi dengan lingkungan menggunakan sistem reward/punishment.
Workflow Machine Learning
- Collect Data: Kumpulkan dataset yang relevan.
- Preprocessing: Bersihkan dan siapkan data.
- Feature Engineering: Pilih/buat fitur yang relevan.
- Split Data: Bagi menjadi training dan testing set.
- Train Model: Latih algoritma dengan training data.
- Evaluate: Uji performa dengan testing data.
- Tune: Optimasi hyperparameter.
- Deploy: Terapkan model ke produksi.
Library Python untuk ML
- Scikit-learn: Algoritma ML klasik (klasifikasi, clustering, regresi).
- TensorFlow/Keras: Deep Learning.
- PyTorch: Deep Learning (lebih fleksibel).
- Pandas: Manipulasi data.
- NumPy: Operasi numerik.
Contoh Aplikasi ML untuk Skripsi
- Prediksi kelulusan mahasiswa.
- Klasifikasi penyakit berdasarkan gejala.
- Analisis sentimen ulasan produk.
- Prediksi harga saham/properti.
- Deteksi objek pada gambar.